iPhone lemot, Apple terjerat hukum dan diminta bertanggung jawab

Sejumlah vendor smartphone bisa dibilang sibuk melakukan pembaruan OS untuk beberapa perangkat andalan mereka, namun berbeda dengan vendor Apple yang justru terjerat skandal hukum yang telah dilaporkan oleh pengguna iPhone atas leletnya perangkat flagship milik raksasa smartphone itu.

Diteliti lebih mendalam, leletnya iPhone dikarenakan ada sedikit kesalahan setelah Apple memperbaruhi sistem operasi iPhone lawas tersebut. Insiden ini mengharuskan pabrikan harus berurusan dengan hukum atas tudingan yang dilontarkan para fans Apple sendiri.

Menurut Dewan Konsumen Shanghai, China, pabrikan harus secepatnya melakukan keterangan atas leletnya perangkat iPhone yang terjadi. Dewan Konsumen juga mengatakan bahwa Apple segera mungkin melakukan tindakan lebih lanjut dan membalas surat yang telah dikirimkan oleh Dewan Konsumen sebelum Jumat 19 Januari mendatang.

Atas lemotnya iPhone Dewan Konsumen harus menerima banyak laporan mengenai produk dan layanan Apple. Pada tahun 2017 tercatat sudah 2.615 laporan dan kemungkinan pada Jumat nanti akan dua kali lebih banyak dari daftar tahun lalu yaitu 964 laporan pada tahun 2015 silam.

Setiap produsen pasti pernah mengalami masalah dengan produk yang di luncurkannya, namun hal ini sudah kedua kalinya Apple dituntut untuk bertanggung jawab dengan masalah pada produknya. Begitu pula laporan dari pemerintah Prancis yang sedang melakukan riset terkait lemotnya iPhone.

Di tahun ini Apple harus memberikan keterangan kepada dua wilayah target pemasaran produknya, salah satunya Dewan Konsumen Shanghai yang dikabarkan belum mendapat penjelasan dari Apple. Perangkat iPhone tercatat mengalami lemot bukan hanya di negara Prancis saja namun di Amerika juga iPhone dikabarkan mengalami pelemahan setelah pembaruan iOS lebih baru, bagaimana yang dilaporkan dari Senator John Thune pada surat yang dikirim ke Apple.

Apple telah mengkonfirmasi atas lemotnya iPhone lewat situs perusahaan. Yang diklaim bahwa perusahaan mengakui atas insiden tersebut dan menjelaskan terkait leletnya perangkat iPhone lawas. Lemotnya perangkat tersebut memang dilakukan Apple guna iPhone lawasnya itu dapat digunakan dengan jangka waktu yang lama.

Dalam pengakuan yang disampaikan Apple pada situs resminya, Apple juga telah meminta maaf kepada seluruh pihak dan konsumen terkait leletnya iPhone. Untuk permohonan maaf, perusahaan mengadakan acara penggantian baterai iPhone dan perusahaan juga memberikan diskon harga baterai iPhone sekaligus melakukan pembaruan ulang iOS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *