Karena Salah Mengartikan, Game Fighting Ini Jadi Viral

Di Era digital seperti ini siapa sih yang tak suka bermain game ? dari kalangan anak kecil hingga orang dewasa pastinya gemar bermain game, dan tidak sedikit pula yang menghabiskan waktu mereka hanya untuk bermain game. Berbicara soal game, belum lama ini ada sebuah aplikasi game yang mengundang para netizen untuk berkomentar rasis mengomentari game yang disebut “Memerangi Allah Of Kung Fu” itu.

Game yang sedang viral karena namanya itu tidak hanya mengundang banyak komentar, namun game tersebut juga bikin marah warganet, pasalnya nama game tersebut sudah menyinggung Agama. Salah satu warganet yang kesal dengan nama game kungfu itu mengirim sebuah pesan di tabel komentar yang ada di Google Play, yang mengatakan ‘Mohon game ini segera di hapus’ dari aplikasi Google Play.

Ada juga warganet yang berpartisipasi mengutarakan kekesalan pada game tersebut dengan berkomentar ‘ Maaf apakah permainan ini bisa di hapus dari Play Store ‘ seperti yang dikatakan Della Angelica, yang dirinya merasa tersinggung dengan judul permainan ponsel Android itu.

Permainan mobile yang berjudul “Memerangi Allah Of Kung Fu “ itu memiliki file berukuran 32 MB menceritakan permainan fighting atau gulat. Dimana pengguna berperan sebagai sosok pegulat handal yang harus melawan segrombolan musuh. Game yang dikembangkan oleh Deng hao kini mulai viral di sosial media.

Dari beberapa komentar, ada salah satu warganet yang menjelaskan game fighting tersebut. Ia menuturkan bahwa sesungguhnya nama game petarung tersebut telah diartikan oleh Google Translate. Sejatinya game itu tidak ada maksud untuk melecehkan atau menyinggung kalangan manapun, dengan kata lain itu semua asli kesalahan dari Google Translate yang salah mengartikan judul permainan mobile tersebut. Namagame ini sendiri adalah “Galaxy Fighting, God of KungFu”. Ucap salah satu netizen yang telah menjelaskan title game tersebut.

Terkait hal itu, memang pada saat ini pihak Google Play Store sedang bersih-bersih toko aplikasi game miliknya dari aplikasi yang melanggar syarat dan ketentuan, terutama sudah ada 60 aplikasi game yang telah di buang oleh Google karena aplikasi tersebut mengandung konten pornografi didalamnya.

Seperti yang disampaikan oleh Check Point selaku keamanan perusahaan yang membasmi aplikasi yang mengandung konten yang tak pantas itu mengetahui bahwa didalam Play Store terdapat malware Adult Swine. Walware ini akan melindungi beberapa aplikasi yang didalamnya menampilkan iklan pornografi agar aplikasi itu lolos dari sistem keamanan Play Store yang telah diberlakukan. Setelah diteliti malware tersebut diketahui berasal dari provider utama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *